Kamis, 26 Agustus 2010

Sebuah pertanyaan


sesuatu yang hanya bisa aku tuliskan...

Aku merasa masih ada sesuatu yang belum terselesaikan dalam persoalanku dengannya
Bukan masalah hutang budi ataupun dendam
Tak ada dendam, karena memang dalam kamusku tak ada kata dendam untuknya
Semua yang aku lakukan selama ini tulus dari semua yang aku rasa, aku berikan

Hanya...
Ada satu tanda tanya besar yang sampai saat ini aku tak bisa menjawabnya,
atau memang aku belum memperoleh kesempatan untuk mengetahuinya
dan mungkin memang Allah tidak memberikan jawaban itu saat ini untuk melindungi perasaanku

Satu pertanyaan mengapa dia memberikan rasa ditinggalkan untukku, disaat aku sangat membutuhkannya
Rasa kecewa, kesal, marah, sakit, perih, sedih..itu pasti ada, dan untuk rasa sakitnya mungkin akan sulit hilang...
Namun aku masih saja tidak bisa membujuk diri untuk menyadari bahwa itu semua masih terselimuti rasa sayangku yang besar padanya

Detik ini pun, aku masih berharap bisa mendengar suaranya lagi, membaca kalimatnya, dan menatap mata itu lagi
Terlebih lagi aku ingin melihat senyumnya

Aku tak bisa berbuat banyak untuk cintaku
jika yang aku tau cinta itu adalah memberikannya senyuman dengan keadaan seperti ini,
tak peduli seberapa banyak aku menumpuk rasa sesak ini..aku akan belajar menerimanya

Bukan aku tidak mau berjuang untuk rasa ini..
Bukan itu
aku hanya ingin membiarkan cinta itu memilih jalannya sendiri
Menentukan kepada siapa dia akan tinggal dan tumbuh
Biarkan cinta yang menemukannku nanti
Biarkan cinta juga yang akan menemukannya
dia akan mejadi rumah bagi hati sang pemiliknya

Cinta itu aku,
Cinta itu dia,
Cinta itu kami






Tidak ada komentar:

Posting Komentar