Selasa, 08 Juni 2010

Breathless


Pagi ini , pikir Minnie akan diawali dengan hal yang menyenangkan. Karena lain dengan hari biasanya yang disibukkan dengan jadwal kuliah pagi dan bolak balik Rumah sakit dan kampus.
Hanya ada kuliah 2 jam, itupun nanti siang, lumayan bisa sedikit santai.

Itu sebelum Minnie membuka account Facebook (seperti biasa, sarapan status-status teman-teman Minnie di FB).
Di sekian banyaknya status yang di-update, ada satu status yang bikin Minnie sesak sesaat. Status itu di buat oleh salah seorang teman Minnie semasa SMP juga sekaligus SMA.

Begini bunyi statusnya,
"
selamat jalan "rado"
selamat jalan "suamiQ synk"
Q hny bs b'doa...smga diampuni sgl dosa2mu,dtrima sgl amal baikmu slma ddunia,dbrikn t4 yg layak di sisiNya,dterangi jlnx n smga meninggal dlm keadaan khusnul khotimah,amin..wlopn tubuhmu tak lg bs mnemaniQ tp Q tau jiwamu sll ada mnemani stiap langkah hdupQ..mksi atas smu...a kenangan indah yg kau brikn u/Q...wlo hny ssaat tp tu smua sgt b'arti bgiQ,love you so much..
"

Membaca statusnya bikin Minnie sesak di dada.
Bagaimanapun Minnie punya orang yang disayang, pastinya yang diinginkan dapat bersama dengan orang itu. Jadi Minnie bisa merasakan apa yang dirasakan oleh teman Minnie tersebut.
Namun apabila Sang-Khalik sudah berkata, itu adalah yang terbaik.
Kita memang bisa saja merasa menyayangi orang itu lebih dari siapapun, namun tetap rasa sayang kekal hanya milik-Nya.. Yang mampu menyayangi umat-Nya lebih dari siapapun.

Walaupun sulit sekali menghadapi satu hal ini -saat dimana kita harus merelakan orang yang kita sayang untuk pergi selamanya-, tapi life must go on..

Buat temanku... Turut berduka cita, Semoga diberi keikhlasan hati dan ketabahan..
Dan untuk orang yang dia sayang, selamat jalan.........