Minggu, 12 Juli 2009

Bintang itu meredupkan diri sejenak, untuk mengambil langkah...


Saat awan gelap menghampiri sang Bulan, untuk menemaninya sejenak

Bintang itu meredupkan diri
Ia kekurangan cahanya dari Bulannya yang sedang menemani hitam
Bukannya kegelapan datang, hanya saja kekurangan cahaya bulan


Bintang itu..
Mencoba merasakan bagaimana cahayanya saat ini
Samakah seperti yang lalu?
Merasakan perbandingan sebelum masa itu kembali
Walau terkadang ia saling bertanya pada sang Langit, apakah ini tempatnya?
Tau akankah ia dapat memberikan sinarnya disini?
Bintang itu hanya sebuah nyala kecil mencari langit yang dapat menampakkan terangnya
Keelokan tercipta untuk langit yang mana ia mencari
Langitnya, tempatnya berpijar dan terang..



Hanya ingin langit yang teduh, yang dapat menampungnya dalam kekacauan dunia antariksa
Menginginkan langit dimana ia dapat bersinar, memberikan cahayanya


Untuk malam dunianya..
Untuk bumi yang selalu menyambutnya..
Untuk orang-orang yang menantikannya..
Untuk angin yang selalu menyapanya..
Untuk pagi yang menyembunyikannya..
Dan untuk bulan yang selalu mendampinginya...

Terimakasih Bulan.. ^^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar